Jembatan dibangun untuk memudahkan manusia menyeberang sungai atau jurang dalam. Tanpa harus bersusah payah, seseorang bisa sampai di tempat tujuan dan bebas dari banyak tantangan.

Fungsi itu melekat di semua jembatan. Tetapi, tentu ada hal yang membedakan satu jembatan dengan lainnya.

Yang paling mencolok adalah lokasi dibangunnya jembatan yang begitu mengerikan seperti di tengah tebing tinggi atau di mulut jurang yang dalam. Kita bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana cara membangun jembatan tersebut.

Dikutip dari CNN Travel, ada delapan jembatan yang dibangun di tempat sangat ekstrem. Butuh nyali besar untuk bisa melewati jembatan ini.

Peak Walk by Tissot, Swiss

Jembatan Peak Walk by Tissot terletak Gletser 300, Bernese Oberland, Switzerland. Jembatan ini jadi yang pertama di dunia menghubungkan dua puncak gunung.

Peak Walk by Tissot beradai di ketinggian 107 meter dan menghubungkan View Point dengan Scex Rouge. Saat melintasi jembatan ini, pengunjung bisa melihat pemandangan Mont Black, Matterhorn, Eiger, Monch dan Jungfrau.

Jembatan yang dibuka pada Oktober 2014 ini menelan biaya pembangunan mencapai US$2 juta, setara Rp27,8 miliar.

Sochi SkyBridge, Rusia

Shoci SkyBridge di Rusia merupakan salah satu dari jembatan terpanjang di dunia. Panjang kawatnya saja mencapai 700 meter sedangkan jembatannya sendiri mencapai 439 meter.

Sochi Skybridge ini memiliki dua titik untuk menikmati pemandangan. Pemandangan Laut Hitam menjadi salah satu lanskap yang paling mendominasi di Sochi Skybridge.

Adrenalin pengunjung terpancing saat melewati jembatan ini. Ada bungee jumping yang membuat jantung berdebar kencang.

Aiguille du Midi Bridge, Prancis

Aiguille du Midi Bridge berada di ketinggian 3.842 meter dari permukaan laut. Tepatnya di Mont Blanc, Prancis.

Jembatan ini menghubungkan puncak utara dan selatan Gunung Aiguille du Midi di Penggunungan Alpen. Untuk bisa sampai di jembatan ini, pengunjung harus naik ke atas gunung menggunakan kereta gantung.

Berada di jembatan ini, kamu bisa menyaksikan indahnya hamparan salju di Aiguille du Midi. Hamparan tersebut mencakup tiga negara sekaligus yaitu Prancis, Switzerland, dan Italia.

Tigbao Hanging Bridge, Filipina

Tidak hanya di Benua Eropa, Asia juga punya jembatan ekstrem. Tepatnya di Bohol, Filipina, yang dinamai Tigbao Hanging Bridge.

Struktur jembatan ini terlihat seperti terbuat dari bambu. Tetapi, sebenarnya jembatan ini dibuat dari logam yang ditutupi bambu agar terlihat alami.

Jembatan ini menggantung di ketinggian 25 meter di atas sungai. Selain bisa memacu adrenalin, pengunjung juga bisa menikmati kopi dan membeli aksesoris khas Indiana Jones di tepi sungai.

Taman Negara National Park Bridge, Malaysia

Taman Negara National Park, Malaysia memiliki jeembatan dengan struktur ekstrem di dalamnya. Jembatan tersebut juga menjadi ikon dari taman nasional itu.

Jembatan ini memiliki panjang 530 meter dan membentang di atas taman nasional terbesar di Malaysia tersebut.

Pengunjung tidak perlu khawatir ketika melewati jembatan ini. Petugas rutin melakukan pemeriksaan kondisi jembatan setiap pagi untuk memastikan faktor keamanannya.

Capilano Suspension Bridge, Kanada

Di Kanada, terdapat jembatan gantung Capilano yang menantang. Jembatan ini membentang sepanjang 137 meter pada ketinggian 70 meter di atas sungai Capilano Vancouver.

Jembatan ini awalnya dibangun oleh insinyur Skotlandia, George Grant Mackay 1889. Tetapi, pembangunan sempat terhenti dan baru dilanjutkan kembali pada 1956.

Tidak hanya bisa merasakan ketegangan ketika melewati jembatan ini, pengunjung juga bisa menyaksikan atraksi populer di Vancouver yang hanya menerima pengunjung dalam jumlah terbatas.

Hanging Bridge od Ghasa, Nepal

Jembatan ekstrem selanjutnya yaitu Hanging Bridge od Ghasa di Nepal. Jembatan ini tidak hanya dilewati manusia namun juga keledai, sapi dan kambing. .

Jembatan ini juga jadi solusi bagi para peternak untuk menggiring hewan mereka untuk menghindari kemacetan di gang-gang kecil Ghasa.

Sampai saat ini, kebanyakan yang melintasi jembatan ini hewan ternak. Baru kemudian petani untuk mengangkut hasil panen mereka.

El Caminito Del Rey, Spanyol

‘El Caminito Del Rey’ yang bermakna ‘Jalur Kecil Raja’ merupakan jembatan ektrem yang ada di Malaga, Spanyol. Jembatan ini menhubungan dua sisi tebing yang sangat tinggi.

Jembatan ini awalnya dibangun untuk mempermudah pekerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang harus mencapai Air Terjun Chorro dan Air Terjun Gaitanejo.

Tak butuh waktu lama, jembatan ini jadi destinasi wisata unik yang ramai dikunjungi.

Jembatan ini hanya memiliki lebar 1 meter dan berada pada ketinggian 100 meter di atas sungai.

Bagaimana Sahabat Dream, tertantang untuk mencoba melewati jembatan-jembatan ini?

Sumber: dream.co.id